Berlari Untuk Berbagi Mengumpulkan Dana Untuk Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini Di Jalur Pantura
2014-02-17 09:51:42

Jakarta, 16 Februari 2014 – Komunitas pelari “Berlari untuk Berbagi” melakukan penggalangan dana untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) bagi masyarakat yang berada di jalur Pantura melalui partisipasi di Tokyo Marathon 2014. Dana yang terkumpul akan disalurkan lewat Dewi Hughes International Foundation untuk memberikan pelatihan kepada para guru PAUD dan parenting program untuk orang tua muda.

 

Kurang lebih 40 pelari Berlari untuk Berbagi yang akan turut serta dalam Tokyo Marathon pada tanggal 23 Februari 2014 mendatang. Melissa Karim, salah satu anggota komunitas Berlari untuk Berbagi, mengungkapkan, “Kami akan menyelesaikan marathon sejauh 42 kilometer di Tokyo sekaligus menggalang dana agar anak-anak di jalur Pantura mendapatkan pendidikan yang jauh lebih baik.”

 

Berlari untuk Berbagi percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk mengatasi permasalahan bangsa. Melissa Karim melanjutkan, “Ada banyak permasalahan sosial di negeri ini, salah satunya adalah perdagangan anak dan ekploitasi sex anak di jalur Pantura. oleh karena itu diperlukan strategi pencegahan kejahatan kemanusiaan ini dengan mendidik generasi termuda bangsa melalui Program PAUD. Kami bekerja sama dengan Dewi Hughes International Foundation melihat pengalaman mereka dalam mengelola dan membina pendidikan anak usia dini yang berkualitas.”

 

Dewi Hughes International Foundation telah mendirikan 26 fasilitas PAUD dan 6 cabang komunitas tutor (guru PAUD) di Sumatera, Jawa, dan Bali. Dewi Hughes, duta PAUD Indonesia sekaligus pendiri Dewi Hughes International Foundation, mengatakan, “PAUD adalah langkah yang lebih mudah dan strategis untuk mengubah masa depan satu masyarakat. Kegiatan PAUD yang telah kami jalankan menunjukkan adanya perubahan perilaku orang tua dan guru yang nantinya akan berpengaruh pada perbaikan nasib anak-anak mereka kelak.”

 

Lebih lanjut, Dewi Hughes mengungkapkan alasan pemilihan jalur Pantura sebagai sasaran pendirian PAUD. “Jalur pantura adalah jalur yang sangat ramai dengan lalu lintas antar propinsi dan kami ketahui menjadi hotspot perdagangan anak di bawah umur tertinggi di Indonesia.  Hal ini terjadi karena banyaknya keluarga prasejahtera dan ketidakmampuan guru dan orang tua dalam mendidik secara efektif.,” ujar Dewi Hughes.

 

Penggalangan dana ini juga didukung oleh komunitas Vespa Indonesia yang menyumbangkan sepeda motor Vespa untuk dilelang.  “Pelelangan sebuah unit Vespa LX 150 3V adalah bentuk dukungan komunitas Piaggio Club Indonesia terhadap penggalangan dana pendidikan anak usia dini (PAUD). Kami berharap dukungan ini dapat membantu pendidikan bagi para penerus bangsa, khususnya masyarakat yang berada di jalur Pantura,” ungkap Anton Brahmana, Ketua Piaggio Club Indonesia.

 

 “Penyaluran hasil donasi Tokyo Marathon akan disalurkan ke fasilitas-fasilitas PAUD di Jalur Pantura pada bulan April 2014. Kami berharap langkah kecil ini dapat memutuskan lingkaran permasalahan masyarakat Pantura dan memberi masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa,” tutup Melissa Karim.

 

Back